Setelah sekian lama ga pergi ke bioskop untuk nonton film akhirnya nemu juga satu film yang kelihatannya lumayan untuk ditonton :) Yup! judulnya 'something borrowed', sesuatu yang dipinjam. Jadi, sepanjang film saya terus menerka-nerka apa sih itu yang dipinjem :D Kalau ada yang belum pernah lihat filmnya, ini sekilas gambar posternya
 |
| Taken from google |
|
|
|
|
Beberapa karakternya adalah Ginnifer Goodwin yang jadi Rachel White, Kate Hudson yang jadi Darcy Rhone, John Krasinski yang jadi Ethan dan Colin Egglesfield yang jadi Dex Thaler.
Jadi, ceritanya film ini itu mengisahkan tentang persahabatan antara 2 perempuan yaitu Rachel dan Darcy. Mereka bersahabat dari kecil sehingga bisa dibilang mereka itu tidak terpisahkan. Rachel yang selalu mengalah dan Darcy yang selalu menang dengan caranya sendiri. Menang dalam segala hal, termasuk dalam hal laki-laki. Klise mungkin ceritanya, perempuan yang ngalah buat sahabatnya sendiri karena terlalu polos untuk bertindak di depan laki-laki dan laki-laki yang ga berani bertindak karena takut tidak mendapat respon yang diinginkan. Enam tahun lewat, akhirnya Darcy berencana menikah dengan Dex.
Well, this is dex
|
| Taken from google |
Cute, huh? well, inilah yang jadi alasan kalau Rachel mikir Dex ga mungkin suka sama dia. Dex ganteng dan Rachel ga ngerasa kalau dia cantik. Tapi masalahnya adalah bahwa Dex suka sama Rachel tapi dia ga pernah bisa tegas sama perasaan dia dan orang-orang di sekitar dia.
Cute, and coward indeed, naahhh. Dan ini adalah Rachel
 |
| taken from google |
Rachel baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-30 dan dia selalu merasa kalau dia tidak cantik. wow, kalau segitu ga cantik gimana jeleknya :D Ini yang jadi salah satu alasan kalau dia ga pede buat jadi pasangan dex dan alasan lainnya adalah bahwa dia akan selalu mengalah buat sahabatnya Darcy,
and this is her
 |
| taken from google |
Kalau menurut saya, Darcy itu orangnya ambisius. Dia bakal melakukan apa saja untuk mencapai
goal nya dia, sekalipun itu akan mengorbankan perasaan Rachel. Tapi sebenernya Darcy bukannya tidak sensitif atau peka, tapi dia merasa tidak ada yang salah antara dia dan Dex karena dia tidak merebut Dex dari Rachel. Darcy lebih cuek dari Rachel, dia lebih senang pergi ke pesta dengan teman-temannya. Yah, saking cueknya Darcy ga bisa lihat apa yang salah antara Dex dan Rachel. Justru Ethan bisa lebih tahu dan ngedukung Rachel mati-matian buat maju dan ngungkapin perasaannya sebelum semuanya terlambat.
Well, this a picture of Ethan
 |
| taken from google |
Dan diem-diem, ternyata Ethan juga punya rasa sama Rachel. Cuma karena Ethan tahu Rachel suka sama Dex jadi dia ga pernah ngomong tentang perasaan dia sama Rachel. Cuma disaat-saat terkahir Ethan ngomong sama Rachel gara-gara Rachel cerita kalo dia ga pernah jadi jadi orang pertama buat siapapun, dan disitulah Ethan ngomong.
The thing is kalau menurut saya dari segi cerita mungkin kelihatannya sedikit bertele-tele. Nasib Ethan selanjutnya juga ga diceritain lagi. Padahal sih saya lebih setuju Rachel sama Ethan. Rachel yang selalu suka sama Dex dari enam tahun yang lalu kelihatannya ga bisa
move on sama sekali buat ngelihat ada seseorang yang lebih baik. Dia terperangkap dalam perasaan yang sama tanpa bisa ngeluarin perasaan itu. Sampai akhirnya dia bisa sama Dex dan bawain baju Dex dari
laundry, baju yang dibeli darcy buat Dex.
Isn't it pathetic? Dari sekian banyak laki-laki kenapa harus terus-terusan terikat sama orang yang ga bisa tegas sama dirinya sendiri. Mungkin itu yang namanya jodoh, kita ga pernah tahu. Tapi yang pasti setidaknya kita harus berusaha :)